" Selamat Datang di Mr HB Electronic service, mohon maaf jika komentar anda kurang mendapat tanggapan, karena sesuatu dan lain hal, kami tidak bisa online 24 jam. Terima kasih atas kunjungan nya " *** Tuntutlah ilmu, sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah Azza wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sodaqoh. Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya, dalam kedudukan terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat. (HR. Ar-Rabii’) *** Manusia pada hakikatnya mati kecuali orang yang berilmu. Orang yang berilmu pada hakikatnya tidur kecuali yang mau mengamalkan ilmunya. Dan orang yang mengamalkan ilmunya banyak yang tertipu kecuali orang yang ikhlas ( Imam al Gazali) *** Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu dirahasiakannya maka dia akan datang pada hari kiamat dengan kendali (di mulutnya) dari api neraka. (HR. Abu Dawud) *** Saling berlaku jujur lah dalam ilmu dan jangan saling merahasiakannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya dari pada berkhianat dalam harta. (HR. Abu Na’im) *** Orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan ilmunya tidak bermanfaat. (HR. Al-Baihaqi) ***

Sunday, June 2, 2013

Mengeluarkan patahan konektor RCA tanpa mebuka Kabinet TV

Konektor RCA adalah penghubung sinyal audio atau video, dari satu peranti elektronik  ke peranti elektronik lainnya. Misalnya, dari DVD Player ke Televisi, atau dari DVD Player Ke speker aktif.

Konektor RCA pertama kali diperkenalkan oleh Radio Corporation of America ( RCA ), pada awal tahun 1940-an, dengan desain sederhana dan hanya digunakan  sebagai penghubung internal radio phonograph.

 
Seiring dengan perkembangan zaman, penggunaan konektor RCA pun kian meluas. Bahkan hampir semua perangkat audio video dewasa ini, menggunakan  konektor RCA sebagai penghubung jalur input atau pun jalur Output. 

Di pasaran sendiri, ada banyak jenis konektor RCA yang ditawarkan. Mulai dari yang berkualitas tinggi dengan harga jutaan, sampai dengan yang berkualitas rendah dengan harga ribuan perak. Nah, Konektor RCA yang berkualitas rendah inilah yang sering menimbulkan berbagai macam persoalan. Termasuk patah nya bagian tegah konektor dan tertinggal di dalam lubang soket RCA.

Insiden seperti ini, biasanya terjadi pada konektor RCA yang dipasang pada Televisi. Konektor tersebut patah, akibat terburu-buru memindahkan Televisi tanpa melepas konektor RCA terlebih dahulu. 

Pada awalnya kami pun heran, kenapa bagian tengah Konektor RCA ini bisa patah. Karena se pengetahuan kami, bagian tengah Konektor RCA seharusnya terbuat dari bahan logam, karena harus menghatarkan arus listrik. Sehingga sangat mustahil  untuk ter patahkan, hanya karena tertarik secara tiba-tiba.

 Setelah mengadakan penyelidikan, ternyata bagian tengah konektor RCA yang berkualitas rendah tersebut terbuat dari bahan pelasik, dan untuk menimbulkan efek penghantar listrik, maka bagian luarnya dilapisi dengan bahan krom.




Mengeluarkan patahan Konektor RCA yang tertinggal di dalam lubang soket RCA Televisi, bukanlah masalah besar, jika masih ada bagian patahan yang muncul pada permukaan lubang soket RCA. Bahkan tidak memerlukan banyak peralatan, cukup menariknya dengan tang hidung panjang selesai perkara.

Lain perkara, jika patahan tersebut terbenam cukup dalam, hingga tak sedikit pun bagian tengah konektor RCA ini yang muncul pada permukaan lubang soket RCA.


Setelah melakukan serangkaian percobaan, akhirnya kami pun menemukan trik untuk mengeluarkan patahan  konektor   RCA tersebut, bahkan tanpa  membuka kabinet Televisi sedikitpun. 

Berikut peralatan yang mesti disiapkan.


  1. Lilin.
  2. Tang potong.
  3. Kabel Coaxial RG-6 ( Kabel antena parabola ).
  4. Pisau Cutter.
Cara mengeluarkannya :

  • Potong  Kabel RG-6 dengan tang potong, panjangnya kira-kira 5 cm.


  • Dengan pisau cutter, potong Kulit, kawat serabut, dan kulit dalam kabel RG-6.  Hingga hanya tersisa  kawat tunggalnya saja yang panjangnya kira-kira 1 cm. 



  • Nyala kan lilin dengan korek, lalu bakar ujung kawat tunggal kabel hingga berwarna kemerah-merahan.
  •  Degan gerakan yang agak cepat, tancap-kan ujung kabel yang sudah berwarna kemerah-merahan tadi, pada bagian tengah patahan konektor RCA. Diamkan beberapa saat, hingga bagian tegah patahan yang terkena ujung kabel tadi mengeras.

  • Tarik dengan perlahan kabel RG-6, sampai semua bagian patahan konektor terlepas dari lubang soket RCA.






Catatan :
  1. Kabel RG-6 yang paling bagus digunakan adalah, kabel RG-6 murahan yang kawat tunggalnya terbuat dari besi. Kalau kawat tunggalnya terbuat dari tembaga, agak susah memanaskan nya hingga berwarna kemerah-merahan. Trik untuk mengetahui kawat tunggal kabel RG-6 yang terbuat dari besi adalah, menempelkan sedikit potongan kawat tunggalnya pada sebatang magnet. Kalau potongan kawat ter sebut dapat ditarik oleh magnet, berarti kawat tersebut terbuat dari besi.
  2. Pada saat menancapkan ujung kawat kabel yang sudah dibakar, usahakan agar tepat di tengah-tengah Patahan konektor. Jangan sampai kawat mengenai pinggiran bagian dalam lubang soket RCA, sebab kalau terkena, maka akan merusak lubang soket RCA. Bahkan biasa menyulitkan proses penari kan patahan konektor.
Demikian sebuah trik sederhana dari kami, semoga bisa membantu rekan-rekan semua dalam menangani patahan konektor RCA pada Televisi. Terima kasih atas kunjungan nya.


Maju terus dunia elektronik indonesia. 
Salam Blogger Indonesia


Wednesday, May 15, 2013

Memperbaiki DVD Player Murmer


DVD Player Murmer ( Murah Meriah ) seringkali dipandang sebelah mata oleh sebagian orang, karena dianggap sebagai barang murahan. Tapi kenyataan di lapangan membuktikan bahwa  DVD Player jenis  inilah, yang paling  laris di Indonesia, khususnya untuk kalangan ekonomi menegah ke bawah.

Maka tak heran, kalau seorang service elektronik lebih banyak menangani DVD Murmer daripada DVD Player yang bermerek paten. Demikian halnya di Mr HB Electronic,  90 % DVD Player yang pernah kami tangani adalah DVD Player Murmer.


Berikut ini, beberapa pengalaman kami dalam menangani berbagai macam kerusakan DVD Player Murmer.

" No Disk " versi Kerusakan Motor Spindle

Indikasi :
  1. Pada  Dispaly DVD Player muncul pesan " No Disc "
  2. Pada layar Televisi yang tersambung dengan DVD Player, juga muncul pesan " No Disk "
  3. Putaran Disk sangat lambat.
  4. Chip Servo pada EMPEG terasa sangat panas bila disentuh dengan tangan.
Pemeriksaan dan perbaikan :
  • Keluarkan Mekanik DVD dari dalam dalam kabinet DVD Player.
  • Lepaskan semua kabel Mekanik yang berhubungan dengan EMPEG.
  • Letakkan Mekanik DVD pada meja kerja dengan posisi terbalik ( bagian bawah mekanik menghadap ke atas ).
  • Siapkan Multi-tester Manual ( Multi-tester Jarum ) dengan posisi  X1 ( Cont'y ).  
  • Tempel kan kabel merah multi-tester pada kabel positif motor Spindle dan kabel hitam pada kabel negatif motor Spindle.  


    •  Perhatikan Putaran has motor Spindle, Jika putaran nya tersendat-sendat atau bahkan tidak berputar sama sekali. Berarti motor Spindle rusak, ganti dengan yang baru. Jika putaran has motor lancar, lanjutkan pada pengujian berikutnya. 
    • Sekarang balik posisi kabel multi-tester, kabel merah multi tester ditempel kan pada kebel hitam motor Spindle, dan kabel hitam pada kabel merah motor Spindle. Jika putaran has motor Spindle tetap lancar, berarti kerusakan bukan pada motor Spindle, tapi pada chip servo motor yang ada di EMPEG DVD. 
     Penyebab kerusakan :
    1. DVD Player terus menerus memainkan Piringan CD/DVD selama berjam-jam,  tanpa jeda. 
    2. Mutu CD/DVD yang dimainkan DVD Player kurang baik, sehingga dibutuhkan putaran yang lebih cepat untuk memainkan piringan tersebut. Alhasil motor spindle harus bekerja ekstra keras dan memperpendek usia pemakaiannya 




      " No Disk " versi Kerusakan Optic

      Indikasi : 
      1. Gejala mirip dengan " No Disk " versi kerusakan Motor Spindle, yaitu muncul pesan " No Disk " pada Display DVD Player atau pada Layar Televisi.
      2. Pada Optic muncul suara aneh.
      3. Terkadang  disk berputar dengan kecepatan yang luar biasa, disertai dengan pesan " Err " yang muncul pada Dispaly DVD Player atau pada Layar televisi.
      4. Hanya mampu memainkan Piringan VCD dan tidak bisa memainkan piringan DVD.
      5. Bisa memainkan Piringan VCD atau pun DVD, tapi gambar dan suara yang muncul pada Televisi tidak lancar ( Tersangkut-sangkut ).
      6. DVD Player Loading terus-menerus, tanpa bisa memainkan Piringan DVD atau pun VCD. 



          Pemeriksaan dan perbaikan :
          • Bersihkan lensa Optic DVD Player dengan menggunakan CD khusus untuk pembersih lensa Optic.
          • Jika DVD Player tidak bisa memutar CD Pembersih, bersihkan lensa optic secara manual dengan menggunakan kapas atau benda apa saja yang mempunyai permukaan lembut dan bersih. Filter rokok adalah satu benda yang sangat cocok di gunakan untuk membersihkan lensa optik. Selain ukurannya yang pas, mencarinya pun gampang. Caranya, siapkan sebatang rokok yang masih baru ( bukan puntung rokok ). Pisahkan rokok dengan Filter nya, kemudian tempel kan  filter tersebut pada permukaan lensa optic. Bersihkan optik dengan cara memutar filter rokok ke kiri dan ke kanan secara berulang-ulang.
            

          • Setelah pembersihan optik ternyata DVD Player tetap bersamalah dalam membaca disk, lanjutkan pada pemeriksaan pada bagian penggerak optik.


          • Uji bagian ini, apakah dapat menggerakkan optik dengan baik. Caranya, pastikan DVD Player dalam posisi Off dan semua kabel mekanik mekanik terpasang pada EMPEG DVD. Dorong optik ke arah panel belakang DVD Player, kemudian On kan DVD Player. Perhatikan optik, jika tidak bergerak atau bergerak tapi berhenti di tengah perjalanan.  Berarti ada kerusakan pada bagian penggerak optik ini. Periksa semua bagian-bagiannya, motor, gir, dan has optik. 

          •  Pemeriksaan bagian penggerak optik beres dan tidak bermasalah, lanjutkan lagi pemeriksaan kebagian kabel optik.
          • Lepas dan pasang kembali ujung kebel optik yang terpasang pada EMPEG DVD. Kemudian tes DVD Player, apakah sudah membaca disk dengan baik. Jika belum, lakukan hal yang sama dengan ujung kabel optik yang terpasang pada optik. Belum berhasil juga ? ganti kabel optik dengan yang baru.
          • Jika kabel optik sudah diganti, tapi DVD Player masih belum bisa membaca disk, kemungkinan besar optik nya yang bermasalah. satu-satunya jalan untuk mengetahui kerusakan optik, adalah menggantinya dengan yang baru.
          • Jika optik sudah diganti, tapi DVD Player tetap bermasalah. Berarti  sumber permasalahannya ada pada EMPEG DVD.
          Penyebab kerusakan :
          1. Penempatan DVD Player yang kurang tepat. Lembab adalah musuh alami DVD Player, karena dapat mengakibatkan beberapa komponen Optik  yang terbuat dari kaca menjadi buram dan juga menimbulkan karat di beberapa  bagian mekanik yang terbuat dari besi. Selain Lembab, debu juga termasuk benda yang dapat merusak optik.
          2. Piringan CD /DVD yang kurang bermutu, juga bisa berakibat buruk pada optik DVD Player. Untuk mempermudah pemahaman optik kita ibaratkan sebuah mobil, sedangkan piringan CD/DVD adalah sebuah jalan yang akan dilalui oleh optik. Ketika DVD Player memainkan piringan CD/DVD kurang bermutu maka kondisi nya sama persis dengan mobil yang berjalan di atas jalanan yang kurang bermutu juga ( berbatu-batu ), dapat dibayangkan akibat buruk yang akan dialami  oleh  mobil ( optik ), jika terlalu sering melewati jalan yang berbatu-batu.

          Ada Gambar tapi tidak ada suara.

          Indikasi :

          Gambar pada layar televisi yang dihubungkan dengan DVD Player, berjalan mulus. Tapi suara yang keluar dari speker televisi terdengar kecil atau bahkan tidak ada sama sekali. Padahal Volume Televisi dan DVD Player sudah dalam posisi maksimum. Suara speaker aktif pun akan mengalami hal yang sama jika dihubungkan dengan DVD Player tersebut.

          Perbaikan :

          Sebenarnya kerusakan seperti ini tergolong cukup berat, karena kerusakan ada pada EMPEG DVD. Tapi jangan khawatir ada trik untuk memperbaikinya. Ini dia caranya :


          • Potong kaki positif Soket RCA Audio Out L dan R, yang  menempel pada EMPEG DVD. 

          • Cari pada EMPEG DVD, IC kecil dengan 8 kaki tipe 4558.
          • Siapkan 2 utas kabel kecil. 
          • Solder salah satu ujung kabel  pertama pada kaki IC no 7, dan ujung yang satu lagi, solder pada kaki positif Soket RCA Audio Out yang berwarna putih / Audio Out L ( jumper A pada gambar ).

          • Solder juga salah satu ujung kabel kedua pada kaki IC no 1, dan ujung yang lainnya di solder pada kaki positif Soket RCA Audio Out berwarna merah / Audio Out R ( jumper B pada gambar ).

          Penyebab kerusakan :

          Umumnya kerusakan seperti ini disebabkan oleh Human Error ( kesalahan pemakai ), kesalahan saat menghubungkan kabel RCA Audio Out dari DVD Player ke speaker aktif. 
          Pada speker aktif jenis tertentu, menggunakan Soket RCA untuk menghubungkan kotak speker aktif yang ada Ampli nya dengan kotak speker aktif yang tidak ada Ampli nya, nah Soket inilah yang sering di hubungkan ke Audio Out DVD Player. Jika saat penyambungan tersebut, speker aktif dalam posisi On. Maka Output Ampli Speker aktif yang memiliki tegangan cukup tinggi, masuk ke EMPEG DVD Player dan merusak beberapa komponen aktif penguat Audio yang ada di dalamnya.


          Demikian, semoga bermanfaat.
          Terimaksih atas kunjungan nya.